TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI- Direktur Walhi Sulut Edo Rahman mengaku kecewa dengan sikap DPRD Minahasa Utara
yang tidak konsisten dengan apa yang sudah disepakati. Bahkan Edo
menuding dewan tidak ada bedanya dengan pejabat Pemkab Minut yang hanya
pandai berjanji.
Kekecewaan Edo mewakili Walhi Sulut dan ratusan
warga pulau Bangka Likupang Timur yang menolak rencana penambangan pasir
besi di pulau Bangka ini menyeruak tatkala DPRD Minut tidak menepati
janji untuk menggelar hearing dengan bupati Minut dan SKPD terkait
perihal rekomendasi eksplorasi pasir besi yang sudah dikeluarkan Bupati
kepada perusahaan tambang PT Mikro Metal Perdana melakukan sampling dan
analisa kandungan pasir besi di pulau Bangka.
"Pada tanggal 27
Oktober lalu sesuai kesepakatan antara pengunjuk rasa dan dewan
disepakati dewan akan memanggil hearing Bupati pada tanggal 4 November 2011, tetapi mana? Kenyataannya mereka membatalkan secara sepihak jadwal ini," ujarnya Edo kepada Tribun Manado, Jumat (4/11).
Edo
mewakili seluruh warga Bangka yang menolak penambangan pasir besi
benar-benar dibuat kecewa dengan sikap dewan Minut ini. "Trnyata dewan
pun hanya pandai berjanji, jadwal tersebut kemudian dibatalkn sepihak.
Ternyata tidak ada bedanya antara pemkab dan DPRD Minut," ujarnya.
Edo
menegaskan Walhi bersama warga Bangka yang menolak penambangan pasir
besi di pulau bangka tidak akan mundur meskipun baik pemkab dan dewan
terkesan setengah hati menanggapi suara hati rakyat. "Kami akan terus
berjuang menolak segala upaya untuk menjadikan pulau Bangka sebagai
wilayah pertambangan," tegas Edo
Penulis : Fransiska_Noel
Editor : Andrew_Pattymahu
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.