• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Tribun Manado

Terlambat Apel Pagi, 25 PNS Sembunyi di Gunung Potong

Rabu, 12 Oktober 2011 16:58 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere


TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN
- Sebanyak 25 PNS, di antaranya pejabat eselon II dan III terjaring razia di Gunung Potong, Kabupaten Mitra. Puluhan PNS tersebut, terlambat dan berupaya untuk bersembunyi. Razia dilakukan oleh, tim badan kepegawaian dan diklat daerah (BKDD), sekda, satpol PP, dan organisasi tata laksana (Ortal) di sejumlah lokasi, Rabu (12/10/2011).

Sekretaris daerah Mitra Drs. Freddy Lendo mengatakan sidak ini dilakukan untuk tegakkan aturan kepagawaian. "Kalau mereka patuh dan taat dengan aturan sebagai PNS  dimemberikan reward kepada yang disiplin dan yang tidak tentunya tidak menerima reward," ujar Lendo. Menurutnya ada sejumlah sanksi yang akan dikenakan kepada PNS yang terjaring sidak terlambat masuk kantor dan tidak mengikuti apel pagi.

"Pertama pemberian TTP, dan tunjangan kerja daerah (TKD) yang diberikan akan diperhitungkan, aset berupa mobil dan motor dinas diberikan sesuai dengan peruntukan," tuturnya.

Dijelaskannya  alasan keterlambatan dari para PNS tetap dipertimbangkan seperti alasan kemanusiaan, seperti bawa istri, anak, atau suami yang sakit ke rumah sakit, bisa ditolelir. Sebaliknya, kalau tanpa alasan tentu mendapat sanksi, karena sudah tidak menyadari dan mematuhi aturan sebagai seorang PNS.

Berdasar pantauan Tribun Manado sejak pukul 8.00 Wita, tim gabungan sidak di Gunung Potong, di blok A blok B kompleks kantor Bupati Mitra, ibu kota Kabupaten Mitra, Dinas Kehutanan, kelurahan Wawali, Sanggar kegiatan belajar (SKB ) dan, Sekretariat Korpri, Sekretariat KPU di Kelurahan Wawali.

Kemudian kantor Badan penganggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Puskesmas di Tosuraya, serta Kacab Din Ratahan di Kelurahan wawali.

"Total PNS yang terjaring di Gunung Potong ada 25 PNS di antaranya eselon II, III," kata Kepala BKDD Kabupaten Mitra Phebe .J. Punuindoong, SH Melalui Kepala Bidang Pembinaan Umum Pegawai Servius Ohy SE kepada Tribun Manado diruang kerjanya. Servius sendiri melakukan sidak di Gunung Potong bersama, Sekda, Kepala BKDD, Kabag Bagian Ortal, Sat POL PP, Staf BKDD.

Laporan masih, sementara disusun, Servius menemukan sejumlah PNS yang tidak berada di kantor Dinas Pertambangan dan Badan KB. "Banyak diantaranya melakukan tugas luar (TL) dan langsung dibuktikan dengan surat tugas dari pimpinan SKPD," tuturnya.

Saat melakukan sidak, Servius langsung ambil absen dan memeriksa satu persatu. Sidak bertujuan untuk meningkatkan disiplin PNS sesuai dengan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai.

"Laporan dari hasil sidak ini akan langsung dilaporkan ke Bupati dalam bentuk surat dengan sanksi sesuai dengan proses penindakan secara berjenjang dimasing-masing SKPD," tuturnya. Hingga berita diturunkan, rekapitulasi PNS yang bolos masih dilakukan. (crz)
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
32841 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas