Senin, 31 Agustus 2015

Jongfajar: Studi Banding DPRD Bitung Tak Berhati Nurani!

Senin, 3 Oktober 2011 13:23

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Studi Banding Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bitung ke Batam yang menghabiskan Rp 500 juta mendapat tanggapan kritis Jongfajar, sebab perjalanan tersebut mencerminkan ketidakpekaan terhadap kondisi ril masyarakat Bitung.

Alamsyah Djohan, aktivis Jongfajar menuturkan, biaya porsi perjalanan studi banding yang dianggarkan tidak masuk di akal waras. Perjalanan ke Batam dan Jakarta menghabiskan ratusan juta seakan tidak ada hati nurani.

"Studi banding, apa wisata. Lagi pula studi banding apa, sampai habiskan ratusan juta. Apa itu bisa menjamin berikan efek baik ke rakyat secara meluas," ujarnya kepada Tribun Manado, Minggu, (2/10/2011). 

DPRD Bitung studi banding ke Jakarta lalu ke Batam mempelajari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai pedoman untuk Kota Bitung.

Rombongan pansus yang terbang ada 14 anggota dewan dengan menghabiskan uang Rp 500 juta. Berangkat mulai Senin,19/9/2011 sampai Sabtu, 24/9/2011.

Menurut, Djohan, secara perhitungan uang Rp 500 juta selama lima hari, berarti jatah perjalanan studi banding untuk per orang menghabiskan sekitar Rp 35 juta.

"Terlalu boros, tidak sesuai dengan kondisi rakyat sekarang," ujarnya.

Halaman123
Editor: Andrew_Pattymahu
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas