Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

IDI Gelar Simposium dan Workshop

Selain pemeriksaan gratis pada pengidap hemofilia, dilaksanakan pula simposium dan workshop

Tayang:
Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan P

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO -  Selain pemeriksaan gratis pada pengidap hemofilia, dilaksanakan pula simposium dan workshop. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar simposium dan workshop tentang penata laksanaan lebih baik Hemofilia.

Stefanus mengatakan, kegiatan ini bekerjasama dengan Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang.

Kegiatan dilaksanakan pada Senin (5/9) di Hotel Quality mulai pukul 9.00 Wita.
Peserta dokter umum, perawat, fisio therapist dan dokter spesialis yang berminat dalam penanganan hemofilia.

Pendaftaran bisa dilakukan sebelum mulai acara. Biaya dokter umum dan profesi lain seperti perawat fisio therapist Rp 200 ribu sementara dokter spesialis Rp 300 ribu.

"Kegiatan ini mendapatkan akreditasi IDI, dengan kapasitas peserta simposium 200 orang sementara workshop cuma dibatasi 40 orang," katanya.

Manfaat kegiatan ini, diharapkan peserta dapat kenali tanda dan gejala penderita hemofilia dan bisa berikan pelayanan dan pengobatan yang baik.

"Nanti dapat akreditas sebesar 6 SKP (satuan kredit profesi) bagi dokter dan dokter spesialis bermanfaat satu di antaranya untuk memperbarui izin praktik," imbuhnya.

Narasumber 3 orang berasal pakar dari Belanda dan dua pakar dari Manado.
Dua pakar asal Manado antara lain, Prof dr Max Mantik SpA (K) dan dr Harlinda Haroen Kumaat SpPD-KHOM.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved