Sabtu, 4 Juli 2015

Kaligis Ajukan Proposal Bantuan Mesin Jahit

Sabtu, 20 Agustus 2011 15:40

Proposal yang ditandatangani oleh ketua yayasan Roy M Kaligis tersebut dibawa oleh seorang pria dan diberikan ke Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, Boy Rompas, Jumat (19/8).

"Itu adalah proposal bantuan untuk Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang kami ajukan pusat dengan dana APBN," ujar Kepala Disnakertrans.
Proposal permohonan beberapa mesin untuk kewirausahaan seperti mesin jahit dan sebagainya akan diajukan dipusat.
Setelah dilakukan verifikasi oleh pusat LPK yang mengajukan permohonan akan diberikan bantuan langsung oleh pusat.
"Permohonan memang lewat kami, namun untuk pemberian bantuan langsung dari pusat," katanya.

Bantuan tersebut memang sudah dianggarkan dari pusat dan menurutnya akan diberikan bantuan bila sudah sesuai dengan ketentuan.
LPK ini menurut kadisnakertrans menjadi alternatif pemberian kemampuan kerja bagi pencari kerja.

Moratorium penerimaan PNS yang akan segera dilakukan menurut Rompas mengharuskan para sarjana untuk berwirausaha.
"Sarjana jangan hanya menggantungkan menjadi PNS kita ciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Ia mencontohkan sekitar 10 persen lulusan di Singapura bisa ciptakan lapangan kerja.

Meski di Sulut belum bisa demikian ia akan menggenjot dengan berbagai pelatihan terutama ketrampilan sektor perikanan yang mendominasi sektor di Sulut setelah dilakukan pemetaan potensi.

Sekretaris Disnakertrans Sulut, Chris Sondakh menambahkan, disnakertrans membuat program 'three in one'.

Halaman12
Penulis: Robertus_Rimawan
Editor: Andrew_Pattymahu
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas