Rabu, 26 November 2014
Tribun Manado

Lomba Tebak Rambu Lalulintas, Hampir Semua Soal Gagal Dijawab

Selasa, 16 Agustus 2011 12:38 WITA

Lomba Tebak Rambu Lalulintas, Hampir Semua Soal Gagal Dijawab
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Peserta lomba sedang memperagakan cara memakai helm di depan juri sebagai bagian dari penilaian lomba cerdas cermat lalulintas, Selasa, (16/8/2011)
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus


TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI
- Serunya anak-anak SD menebak rambu-rambu lalu lintas menjadi bagian dalam lomba cerdas cermat rambu-rambu lalu lintas tingkat SD yang diselenggarakan oleh PT Daya Adira Wisesa (Honda) di kantor Honda Watutumou kecamatan Kalawat, Selasa (16/8).

Lomba dibagi menjadi lima babak, yaitu babak yel-yel, babak pasang helm di depan juri, babak pilihan, babak rebutan dengan menebak rambu jalan yang digunakan dalam bentuk tayangan, dan tebak gambar rambu lalulintas.

Dalam lomba tersebut, nampak semua peserta tidak mendapatkan kesulitan untuk menjawab semua pertanyaan yang berbentuk tebak rambu, terbukti hampir semua rambu lalu lintas yang diperlihatkan dapat ditebak.

Mengawali lomba dengan yel-yel dari masing-masing sekolah menambah meriahnya lomba tersebut yang diikuti oleh SD N maumbi, SD GMIM 46 Sukur, SD N 15 Manado, SD N 11 Manado.

Kegiatan lomba cerdas cermat tersebut untuk memperkenalkan anak terhadap disiplin berlalulintas. " Kami buat karena peduli terhadap keselamatan kepada berkendara, dan ini dilakukan sejak dini, jadi anak-anak harus tahu rambu-rambu lalulintas," ucap  Honda customer care centre Department Head Deni Supendi.

Harapnya, agar mereka dapat mengaplikasaikan dalam kehidupan setiap hari. " Agar mereka membawa kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, juga dapat memicu kedisiplinan anak, dan setelah dewasa dengan sendirinya mereka bisa disiplin," jelas dia.

Meiske Salangi guru SD N 15 Manado mengatakan kegiatan ini sangat bagus karena menambah pengetahuan anak. "Pengetahuan mengenai rambu lalulintas anak bisa bertambah, karena ini ilmu yang didapat di luar sekolah," tuturnya.Samuel Nababan,  Peserta dari SD Negeri 15 kelas 2 mengatakan sangat senang mengikuti lomba cerdas cermat ini. " Saya sudah belajar

Sementara itu Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Sulut AKBP Budi Prasetyo mengatakan lomba ini juga membantu program unggulan lalulintas. "Memeng dibuat supaya dari usia dini mereka mengerti etika sopan santun lalulintas," katanya.

Dengan begitu diharapkan pada saat dewasa mereka lebih disiplin dengan sendirinya. " Lebih mudah mengarahkan untuk mematuhi rambu lalulintas untuk keselamatan diri pada saat mereka dewasa nanti," ucapnya.

Selain kegiatan lomba cerdas cermat, para siswa yang datang juga diajak melihat gudang penyimpanan produk honda berupa motor dan spare part, sambil dijelaskan oleh Andreas Indra Gunawan kepala distribusi dan logistik Honda. (amg)
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Anthonius_Iwan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas