A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Awas! Belanja Bisa Tularkan Penyakit Berbahaya - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Manado

Awas! Belanja Bisa Tularkan Penyakit Berbahaya

Minggu, 7 Agustus 2011 17:32 WITA

img
dok. Thinkstock
TRIBUNMANADO.CO.ID-Bagi sebagian besar wanita, berbelanja merupakan hal yang paling menyenangkan. Tapi Anda perlu hati-hati, karena di balik kegiatan tersebut tersembunyi penyakit-penyakit yang bisa merugikan kesehatan Anda.

Mencoba-coba pakaian sebelum membeli merupakan hal yang wajar. Namun sayangnya, hal itu justru bisa membuat mikroba dan bakteri menyebar sehingga menyebabkan flu hingga infeksi.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Philip Tierno, Ph.D., direktur klinik mikrobiologi dan imunologi di New York, ditemukan adanya sekresi pernapasan, flora kulit bahkan flora kotoran pada pakaian. Menurutnya, bakteria dapat hidup pada pakaian yang kering selama tiga sampai enam bulan. Agar acara berbelanja Anda tak berujung penyakit, ketahui apa saja bahaya tersebut dan cara menyiasatinya, seperti yang dikutip dari msn.

1. Saat Membeli Topi
Kemungkinan sudah ada beberapa kepala yang mencoba topi yang Anda coba sebelumnya. Kekhawatiran terbesar saat mencoba topi adalah transmisi kutu. Jika orang yang mencoba topi sebelum Anda berkutu, ada kemungkinan kutu-kutu tersebut pindah ke kepala Anda dan berkembang biak.
Untuk mengatasinya, pilihlah obat pengusir kutu dengan kandungan pediculicide atau cetaphil yang efektif membunuh kutu rambut, bahkan sekaligus dengan telur-telurnya jika digunakan secara rutin setidaknya dalam 10 hari. Telur kutu juga bisa disingkirkan dengan sisir khusus, yang didesain dengan gerigi yang lebih rapat.

2. Saat Membeli Pakaian Dalam
Celana dalam dan bra merupakan pakaian yang paling berpotensi menularkan penyakit. "Dalam penelitian kami, wanita diperbolehkan mencobanya tanpa pakaian dalam dan mengembalikannya ke atas rak," ujar Tierno. "Kami menguji sampel pakaian dan menemukan adanya flora vagna dan flora kotoran pada pakaian dalam yang dijual di toko."

Tierno menyarankan, pada saat mencoba bra atau celana dalam sebaiknya tetap kenakan pakaian dalam Anda. Setelah itu pastikan untuk selalu mencuci tangan untuk menghindari adanya transmisi bakteri berbahaya ketika menyentuh mata, hidung atau mulut. Namun yang terpenting, selalu cuci pakaian dalam yang baru Anda beli dengan deterjen anti-bakteri.

3. Saat Membeli Pakaian Renang
Tidak seperti pakaian dalam, baju renang biasanya dilengkapi dengan 'hygiene strip' pada bagian bawah celana. Ini berguna untuk melindungi Anda dari flora vagina dan flora kotoran yang menyebabkan infeksi jamur dan flu perut. Namun dengan adanya 'hygiene strip' bukan berarti Anda aman seratus persen.

"Jika sebelum Anda ada orang yang mencoba baju renang tersebut tanpa mengenakan pakaian dalam, 'hygiene strip' itu malah menyimpan organisme," ujar Tierno.

Cara mengatasinya, sama dengan cara menyiasati bakteri pada pakaian dalam baru. Anda harus selalu mengenakan pakaian dalam saat mencobanya dan mencuci pakaian tersebut dengan deterjen.

4. Saat Membeli Sepatu
Ketika seseorang mencoba sepatu tanpa kaus kaki, mereka cenderung meninggalkan sel-sel mati kulit kakinya dan beberapa jamur kaki. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membawa kaus kaki sendiri saat mencoba sepatu di toko. Selain itu, ada baiknya jika Anda menyemprotkan spray pembunuh bakteri pada bagian dalam sepatu ketika memutuskan untuk membelinya.

5. Saat Membeli Make Up Mata
Maskara merupakan salah satu alat riasan mata yang terkenal dengan penyebaran bakterinya. Inilah yang membuat para ahli kesehatan dan kecantikan menyarankan untuk segera membuang maskara yang terpakai setelah enam bulan.

"Jika kita membuang maskara karena takut terkena bakteri yang dihasilkan oleh diri sendiri, bayangkan bagaimana dengan maskara tester yang ada di toko make up?" tanya Macrene Alexiades-Armenakas, asisten profesor klinis dermatologi di Universitas Yale.

Untuk melindungi mata dari infeksi konjungtivitis --mata merah-- dan beberapa infeksi mata lainnya, hindari mencoba riasan mata langsung pada mata. Namun jika Anda bersikeras, cobalah eyeliner, eyeshadow dan pensil alis pada punggung tangan atau usahakan memilih counter make up yang menyediakan aplikator make-up sekali pakai.

6. Saat Membeli Lipstik
Ketika mencoba lipstik tester, ada kemungkinan Anda terkena penyakit kulit seperti herpes simplex. "Anda harus menggunakan kuas baru atau kuas yang baru dibersihkan saat akan mengalikasikan lipstik," kata Alexiades-Armenakas.

Pada toko make-up profesional, para make-up artist terbiasa untuk selalu membersihkan make-up tester dengan pembunuh bakteri. Namun ketika pelanggan yang datang terlalu banyak, berarti para make-up artist tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkan peralatan make-up mereka. Oleh karena itu, hindari mencoba make-up pada akhir pekan atau pada saat diskon karena akan ada banyak pelanggan yang ingin mencobanya.

7. Saat Membeli Kuas dan Spons Make-up
Menurut Alexiades-Armenakas, "kuas, spons yang digunakan berulang-ulang dapat memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang." Jika Anda pergi ke toko make-up pastikan sang make-up artist menggunakan produk sekali pakai atau menyemprotkan cairan pembunuh kuman dan yang terpenting, ia harus menyuci tangannya sebelum memegang wajah Anda.

SUMBER: WOLIPOP.COM
Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
16377 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas