Selasa, 4 Agustus 2015

Awas! Belanja Bisa Tularkan Penyakit Berbahaya

Minggu, 7 Agustus 2011 17:32

Mencoba-coba pakaian sebelum membeli merupakan hal yang wajar. Namun sayangnya, hal itu justru bisa membuat mikroba dan bakteri menyebar sehingga menyebabkan flu hingga infeksi.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Philip Tierno, Ph.D., direktur klinik mikrobiologi dan imunologi di New York, ditemukan adanya sekresi pernapasan, flora kulit bahkan flora kotoran pada pakaian. Menurutnya, bakteria dapat hidup pada pakaian yang kering selama tiga sampai enam bulan. Agar acara berbelanja Anda tak berujung penyakit, ketahui apa saja bahaya tersebut dan cara menyiasatinya, seperti yang dikutip dari msn.

1. Saat Membeli Topi
Kemungkinan sudah ada beberapa kepala yang mencoba topi yang Anda coba sebelumnya. Kekhawatiran terbesar saat mencoba topi adalah transmisi kutu. Jika orang yang mencoba topi sebelum Anda berkutu, ada kemungkinan kutu-kutu tersebut pindah ke kepala Anda dan berkembang biak.
Untuk mengatasinya, pilihlah obat pengusir kutu dengan kandungan pediculicide atau cetaphil yang efektif membunuh kutu rambut, bahkan sekaligus dengan telur-telurnya jika digunakan secara rutin setidaknya dalam 10 hari. Telur kutu juga bisa disingkirkan dengan sisir khusus, yang didesain dengan gerigi yang lebih rapat.

2. Saat Membeli Pakaian Dalam
Celana dalam dan bra merupakan pakaian yang paling berpotensi menularkan penyakit. "Dalam penelitian kami, wanita diperbolehkan mencobanya tanpa pakaian dalam dan mengembalikannya ke atas rak," ujar Tierno. "Kami menguji sampel pakaian dan menemukan adanya flora vagna dan flora kotoran pada pakaian dalam yang dijual di toko."

Tierno menyarankan, pada saat mencoba bra atau celana dalam sebaiknya tetap kenakan pakaian dalam Anda. Setelah itu pastikan untuk selalu mencuci tangan untuk menghindari adanya transmisi bakteri berbahaya ketika menyentuh mata, hidung atau mulut. Namun yang terpenting, selalu cuci pakaian dalam yang baru Anda beli dengan deterjen anti-bakteri.

3. Saat Membeli Pakaian Renang
Tidak seperti pakaian dalam, baju renang biasanya dilengkapi dengan 'hygiene strip' pada bagian bawah celana. Ini berguna untuk melindungi Anda dari flora vagina dan flora kotoran yang menyebabkan infeksi jamur dan flu perut. Namun dengan adanya 'hygiene strip' bukan berarti Anda aman seratus persen.

"Jika sebelum Anda ada orang yang mencoba baju renang tersebut tanpa mengenakan pakaian dalam, 'hygiene strip' itu malah menyimpan organisme," ujar Tierno.

Halaman123
Editor: Andrew_Pattymahu
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas