Tribun Manado - Minggu, 7 Agustus 2011 17:32 WITA
dok. ThinkstockTRIBUNMANADO.CO.ID-Bagi sebagian besar wanita, berbelanja merupakan hal yang paling
menyenangkan. Tapi Anda perlu hati-hati, karena di balik kegiatan
tersebut tersembunyi penyakit-penyakit yang bisa merugikan kesehatan
Anda.
Mencoba-coba pakaian sebelum membeli merupakan hal yang
wajar. Namun sayangnya, hal itu justru bisa membuat mikroba dan bakteri
menyebar sehingga menyebabkan flu hingga infeksi.
Dalam
penelitian yang dilakukan oleh Philip Tierno, Ph.D., direktur klinik
mikrobiologi dan imunologi di New York, ditemukan adanya sekresi
pernapasan, flora kulit bahkan flora kotoran pada pakaian. Menurutnya,
bakteria dapat hidup pada pakaian yang kering selama tiga sampai enam
bulan. Agar acara berbelanja Anda tak berujung penyakit, ketahui apa
saja bahaya tersebut dan cara menyiasatinya, seperti yang dikutip dari
msn.
1. Saat Membeli TopiKemungkinan sudah
ada beberapa kepala yang mencoba topi yang Anda coba sebelumnya.
Kekhawatiran terbesar saat mencoba topi adalah transmisi kutu. Jika
orang yang mencoba topi sebelum Anda berkutu, ada kemungkinan kutu-kutu
tersebut pindah ke kepala Anda dan berkembang biak.
Untuk mengatasinya, pilihlah obat pengusir kutu dengan kandungan
pediculicide atau cetaphil yang efektif membunuh kutu rambut, bahkan
sekaligus dengan telur-telurnya jika digunakan secara rutin setidaknya
dalam 10 hari. Telur kutu juga bisa disingkirkan dengan sisir khusus,
yang didesain dengan gerigi yang lebih rapat.
2. Saat Membeli Pakaian DalamCelana
dalam dan bra merupakan pakaian yang paling berpotensi menularkan
penyakit. "Dalam penelitian kami, wanita diperbolehkan mencobanya tanpa
pakaian dalam dan mengembalikannya ke atas rak," ujar Tierno. "Kami
menguji sampel pakaian dan menemukan adanya flora vagna dan flora
kotoran pada pakaian dalam yang dijual di toko."
Tierno
menyarankan, pada saat mencoba bra atau celana dalam sebaiknya tetap
kenakan pakaian dalam Anda. Setelah itu pastikan untuk selalu mencuci
tangan untuk menghindari adanya transmisi bakteri berbahaya ketika
menyentuh mata, hidung atau mulut. Namun yang terpenting, selalu cuci
pakaian dalam yang baru Anda beli dengan deterjen anti-bakteri.
3. Saat Membeli Pakaian RenangTidak
seperti pakaian dalam, baju renang biasanya dilengkapi dengan 'hygiene
strip' pada bagian bawah celana. Ini berguna untuk melindungi Anda dari
flora vagina dan flora kotoran yang menyebabkan infeksi jamur dan flu
perut. Namun dengan adanya 'hygiene strip' bukan berarti Anda aman
seratus persen.
"Jika sebelum Anda ada orang yang mencoba baju
renang tersebut tanpa mengenakan pakaian dalam, 'hygiene strip' itu
malah menyimpan organisme," ujar Tierno.
Cara mengatasinya, sama
dengan cara menyiasati bakteri pada pakaian dalam baru. Anda harus
selalu mengenakan pakaian dalam saat mencobanya dan mencuci pakaian
tersebut dengan deterjen.
4. Saat Membeli SepatuKetika
seseorang mencoba sepatu tanpa kaus kaki, mereka cenderung meninggalkan
sel-sel mati kulit kakinya dan beberapa jamur kaki. Oleh karena itu,
penting bagi Anda untuk membawa kaus kaki sendiri saat mencoba sepatu di
toko. Selain itu, ada baiknya jika Anda menyemprotkan spray pembunuh
bakteri pada bagian dalam sepatu ketika memutuskan untuk membelinya.
5. Saat Membeli Make Up MataMaskara
merupakan salah satu alat riasan mata yang terkenal dengan penyebaran
bakterinya. Inilah yang membuat para ahli kesehatan dan kecantikan
menyarankan untuk segera membuang maskara yang terpakai setelah enam
bulan.
"Jika kita membuang maskara karena takut terkena bakteri
yang dihasilkan oleh diri sendiri, bayangkan bagaimana dengan maskara
tester yang ada di toko make up?" tanya Macrene Alexiades-Armenakas,
asisten profesor klinis dermatologi di Universitas Yale.
Untuk
melindungi mata dari infeksi konjungtivitis --mata merah-- dan beberapa
infeksi mata lainnya, hindari mencoba riasan mata langsung pada mata.
Namun jika Anda bersikeras, cobalah eyeliner, eyeshadow dan pensil alis
pada punggung tangan atau usahakan memilih counter make up yang
menyediakan aplikator make-up sekali pakai.
6. Saat Membeli LipstikKetika
mencoba lipstik tester, ada kemungkinan Anda terkena penyakit kulit
seperti herpes simplex. "Anda harus menggunakan kuas baru atau kuas yang
baru dibersihkan saat akan mengalikasikan lipstik," kata
Alexiades-Armenakas.
Pada toko make-up profesional, para make-up
artist terbiasa untuk selalu membersihkan make-up tester dengan pembunuh
bakteri. Namun ketika pelanggan yang datang terlalu banyak, berarti
para make-up artist tidak memiliki banyak waktu untuk membersihkan
peralatan make-up mereka. Oleh karena itu, hindari mencoba make-up pada
akhir pekan atau pada saat diskon karena akan ada banyak pelanggan yang
ingin mencobanya.
7. Saat Membeli Kuas dan Spons Make-upMenurut
Alexiades-Armenakas, "kuas, spons yang digunakan berulang-ulang dapat
memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang." Jika Anda pergi ke
toko make-up pastikan sang make-up artist menggunakan produk sekali
pakai atau menyemprotkan cairan pembunuh kuman dan yang terpenting, ia
harus menyuci tangannya sebelum memegang wajah Anda.
SUMBER: WOLIPOP.COM