Breaking News
Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Transportasi

Layanan Feri Manado-Bitung-Davao Segera Dihidupkan

Pemerintah segera mengembangkan layanan penyeberangan internasional pertama di daerah Sulawesi.

Tayang:
Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah segera mengembangkan layanan penyeberangan internasional pertama di daerah Sulawesi. Layanan kapal feri yang direncanakan bakal dibuka tersebut adalah Manado-Bitung-Davao (Filipina Selatan).

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, M Ikhsan Tatang mengatakan, saat ini rute feri tersebut sedang dalam persiapan. Pemerintah pun siap menyediakan insentif bagi operator penyeberangan yang bersedia mengoperasikan kapalnya untuk memberi layanan ke tiga kota tersebut.

"Rencana pembukaan penyeberangan antar negara ini dilakukan agar ada keterhubungan Manado dan Bitung dengan negara-negara tetangga. Potensi di sana juga bisa dijual di Filipina," kata Ikhsan kepada Tribunnews.com baru-baru ini.

Bila rute ini dibuka, maka masyarakat di Sulawesi Utara dan Filipina tersebut bakal bisa dihubungkan melalui dua moda transportasi. Apalagi, Wings Air juga berencana untuk membuka rute penerbangan Manado-Davao pada akhir tahun ini.

Namun untuk penyeberangan antar negara ini, Ikhsan belum memberikan targetnya, hal ini disebabkan karena kota terbesar kedua di Filipina tersebut masih membangun pelabuhannya yaitu pelabuhan St Santos.Kalau pelabuhan telah beres, baru rute penyeberangan bakal dibuka.

Rencananya kapal yang akan digunakan adalah kapal jenis roll on roll off (roro) yaitu kapal yang lazim digunakan untuk melayani penyeberangan antar pulau.Ia juga menjelaskan, rencana pembukaan jalur ini sesuai dengan rekomendasi perhimpunan negara-negara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP - EAGA) untuk meningkatkan transportasi di wilayah timur ASEAN.

Dengan bakal dibukanya moda transportasi tersebut, diharapkan bakal meningkatkan roda perekonomian di daerah perbatasan tersebut. "Pemerintah siap memberikan insentif, berupa apa nantinya tergantung dari apa yang dibutuhkan agar pengusaha tidak keberatan," tandas Ikhsan. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved