Bulan Ramadan
Jelang Puasa, Satpol PP Cokok 16 PSK
Puasa yang akan dimulai tanggal 1 Agustus 2011 besok membuat jajaran Satpol PP makin intensif melakukan
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Puasa yang akan dimulai tanggal 1 Agustus 2011 besok membuat jajaran Satpol PP makin intensif melakukan razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di lima wilayah Jakarta. Walhasil, para pekerja seks komersial (PSK) yang masih nekat berkeliaran jelang bulan suci Ramadhan berhasil diciduk Satpol PP pada Minggu (31/7/2011) dini hari tadi.
Satu diantara kumpulan PSK yang berhasil dijaring yakni di kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan. "Pak saya kan lagi nunggu teman. Kok saya ditangkap?" rengek Nining (22), satu diantara PSK yang menolak diangkut oleh personil Satpol PP.
Pelaksana Tugas (Plt) camat Kebayoran baru, Mahludin, yang memimpin jalannya razia PMKS mengatakan pada razia tadi malam pihaknya berhasil menangkap 16 PSK dari tiga lokasi yakni Melawai, Jalan Falatehan, dan Jalan Iskandarsyah. Pada razia tersebut pihaknya juga menangkap dua orang waria, lima gepeng (gelandang pengemis), dan dua pengamen yang dikirim langsung ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat.
"Kami juga menyita sekitar 100 botol minuman keras di Pasar Blok A. Penertiban ini kita lakukan untuk memberi rasa aman kepada warga saat menjalankan ibadah puasa," ujar Mahludin, Minggu (31/7/2011).
Saat ditanya mengenai cara pihaknya mencegah tawuran saat bulan Ramadhan, Mahludin menuturkan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai elemen masyarakat pada setiap kesempatan, termasuk saat apel Ramadhan belum lama ini. "Kecamatan Kebayoran Baru telah membuka posko terpadu dikawasan Bulungan. Kita juga koordinasi dengan kepolisian dan Komite Sekolah untuk mencegah tawuran, khususnya tawuran antar pelajar," imbuhnya.