KDRT

Bangunkan Suami, Istri Malah Ditampar Hingga Bibir Robek

Farida Ariyani (40), warga IBRD, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, melaporkan suaminya sendiri, SHR (40) ke Mapolres Bangko, Jambi.

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANGKO - Farida Ariyani (40), warga IBRD, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, melaporkan suaminya sendiri, SHR (40) ke Mapolres Bangko, Jambi.

Pengaduan ini lantaran pukulan suami yang terjadi pada Minggu (31/7/2011), sekitar pukul 07.30 Wib. Akibatnya, Farida menderita luka memar di pipi sebelah kanan, serta luka robek di bagian bibir.

Informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat Farida berniat membuat jemuran di belakang rumahnya. Untuk itu, ia membutuhkan paku. Namun, saat akan membeli, ia tidak memiliki uang.

Pagi itu, Farida lantas meminta uang kepada suaminya. Farida kemudian mendatangi kamar dan melihat suaminya masih tertidur.

Ia berupaya membangunkan sang suami. Upaya tersebut dilakukan terus menerus, lantaran suaminya tidak kunjung bangun.

Beberapa saat kemudian, Syahril bangun, namun tanpa diduga, bukan uang yang diperoleh, tetapi tamparan.

SHR bukan hanya sekali melayangkan tamparan ke muka istrinya, tetapi beberapa kali. Saat menampar, juga disertai caci maki kepada sang istri.

Akibat ulah SHR yang kalap ini, bibir Farida mengeluarkan darah. Bagian pipi juga memar. Sambil menangis, Farida ditemani tetangganya kemudian mendatangi Mapolres, melaporkan kejadian tersebut.

Kapolres Merangin AKBP V Bagas Uji Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Ferial, mengiyakan adanya laporan KDRDT tersebut.

"Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan. Petugas masih memeriksa saksi-saksi berkaitan dengan peristiwa tersebut. Jika memang terbukti, maka akan diproses lebih lanjut," ujarnya. (nto)

Editor: Anthonius_Iwan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help