Harus Mendapat Dukungan dari Pemerintah dan Warga
Tribun Manado - Sabtu, 16 Juli 2011 15:54 WITA
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kota Manado baru
saja merayakan HUT ke 388, berbagai harapan dan keinginan muncul dari
benak warg agar dengan bertambahnya usia Kota Manado bisa menjadi lebih
baik. Seperti yang diutarakan tamu Smart Youngster Edisi Minggu kali
yang memiliki penilaian dan pandangan terhadap bertambahnya usia kota
yang dipimpin oleh Vicky Lumentutu dan Harley Mangindaan.
Kota
Manado bisa dan benar-benar menjadi Kota Model Ekowisata dan
Menyenangkan sesuai dengan Visi dan Misinya jika masalah klasik dapat
diatasi. "Kemacetan perlu ada perhatian lebih dari pemerintah dan
kesadaran tertib berlalulintas dari masyarakat," kata Kezia Wengkang
kepada tim Edisi Minggu Tribun Manado. Disamping masalah kemacetan
sampah merupakan momok bagi Pemko Manado untuk diberantas.
"Pengelolaannya harus lebih baik dengan menyediakan fasilitas dan tempat
sampak organik dan anorganik," tambah gadis yang gemar menari ini.
Menurut gadis kelahiran Jakarta 12 juli 1992 Kota Manado saat ini sudah
baik dalam pembangunan dan sektor pariwisata namun butuh kesadaran dari
masyarakat untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam membangun Kota
Manado. "Khususnya masalah sampah di tempat wisata yang kurang mendapat
perhatian," tutur Qey sapaannya.
Sementara itu bagi Claudia
Tambahani sangat mengharapkan agar di usia ke 388 ini ada perubahan
total atau tranformasi. "Masyarakat manado lebih dewasa lagi dalam
menyikapi bahwa Kota Manado adalah kota Parawisata karena merupakan
pintu parawisata di Indonesia timur," ujar mahasisa Unklab ini.
Untuk
itulah Clau sapaannya berharapkan agar masyarakat dan pemerintah lebih
meningkatkan kesadaran tentang kebersihan dan keindahan kota dan agar
lebih di kenal lagi di kanca pariwisata nasional bahkan Internasional.
"Semua elemen harus terlibat dan mempertahankan. Predikat yang sudah
dicapai oleh Kota Manado," tutur gadis dengan motto hidup Menjadi
Kepribadian Yang Baik.
Terpisah gadis kelahiran Manado,11 Januari
1993 berharap manado bisa menjadi kota yang bertaraf Internasional agar
setara dengan Bali. "Manado harus seperti Bali," kata Memey sapaannya.
Namun begitu gadis yang gemar membaca ini sangat pesimis jika manado
bisa seperti Bali, karena Visi dan misi kota menjadi Kota model
ekowisata yang menyenangkan sampai saat ini belum berhasil.
"Belum
terpilah perubahannya macet masih dimana-mana, kendaraan terus
bertambah," kata gadis kelahiran Manado,11 Januari 1993. Untuk masalah
sampah di tempat wisata, jangankan itu di jalan, jembatan dan bantaran
sungai yang ada di manado saja masih kotor.
"Apa lagi ditempat wisata,"
tambahnya. Ketegasan pemerintah yang menindak mereka yang membuang
sampah sembarangan harus dikawal terus. "Jangan samapi tidak diterapkan
terus menerus," ujarnya. Untuk mengatasi masalah sampah pemilik motto
hidup Hargailah Orang Lain Jika Anda Ingin Dihargai meminta kepada
pemerintah untuk memperbanyak tukang sapu jalan. "Kan mereka digaji
pemerintah," tambahnya.(christianwayongkere)
Penulis : Christian_Wayongkere
Editor : Andrew_Pattymahu