KDRT

Beatris Mengaku Pusing Dihajar Mantan Suami

Malang nasib Beatris Masedu (49) Warga Kolongan Minahasa Utara. Ibu tiga anak ini mengaku dihajar

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-  Malang nasib Beatris Masedu (49) Warga Kolongan Minahasa Utara. Ibu tiga anak ini mengaku dihajar mantan suaminya RB  (44) hingga babak belur, di rumah) di Kelurahan Tarnate Tanjung,Sabtu (10/7) sekitar pukul 15.00 Wita.

Didampingi suami keduanya, Betaris datang melapor ke Polsek Singkil, pipi Beatris nampak bengkak, ia mengaku kepalanya pusing, dipukuli menggunakan kepalan tangan hingga hidungnya mengeluarkan darah segar. "Ini masih pusing, abis dia (RB) pukul, saya lari, malah dikejar dengan batu," ujarnya. 

Padahal, maksud kedatangan Beatris hanya untuk menanyakan keberadaan putranya Rizky (18) yang kini menjadi buronan polsek Singkil tersangka penganiaya Polisi dengan senjata tajam.  Kata Beatris, saat datang ke rumah  rupanya, RB sudah dipengaruhi minuman keras "Bicaranya tak karuan, saat saya tanya dimana Rizky, dia (RB) bilang kamu sudah tidak sayang saya lagi," kata Betris.

Dari situ, Kata Beatris, ia dan mantan suami terlibat adu mulut, warga pun berkumpul karena ribut. Tiba-tiba kata Beatris, berturut-turut dua pukulan bersarang di wajahnya "Waktu itu saya menangis, banyak orang terkumpul, mereka yang lerai, dia (RB) tak puas kejar saya dengan batu," ungkap Beatris.

Hampir 30 tahun membina rumah tangga, Betris pun kukuh berpisah, tiga anak beatris tinggal bersama mantan suaminya. Katanya selain kerap kasar, RB punya wanita idaman lain, "Waktu lalu saya dipukuli juga, waktu cari antar anak saya, wajah saya bengkak, badan saya juga pernah dipukuli pakai batu bata," kenang Beatris mengingat peristiwa setahun silam.

Hariyanto Puliku (34) suami kedua Beatris mengaku kesal, dan emosi mengetahui istrinya dipukuli mantan suami. Hariyanto mengatakan, kejadian ini bukan pertama kali terjadi, saat Betaris sudah resmi bercerai. "Saya sudah pernah peringatkan dia (RB), tapi kejadian lagi," tuturnya dengan nada kesal. Hariyanto ingin agar HB diberi hukuman setimpal. "Saya sudah katakan dia (HB) saya juga bisa bertindak kasar, pernah dia saya pukuli dulu, rupanya tidak kapok," katanya lagi.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help