A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kini Menghapus Tato Bisa Semudah Menjetikkan Jari - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Tribun Manado

Kini Menghapus Tato Bisa Semudah Menjetikkan Jari

Kamis, 23 Juni 2011 21:58 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan P


KEINDAHAN
rajah atau tato bagi sebagian orang berarti identitas, namun lainnya menganggap budaya yang ditemukan sejak 3000 tahun Sebelum Masehi (SM) sebagai ungkapan isi hati, kenangan akan sesuatu atau ekspresi seni.

Namun bagaimana bila keinginan berubah? Tato permanen tersebut harus dihilangkan karena kepentingan mencari pekerjaan atau keinginan menghapus kenangan lalu. Bila dulu menghapus tato tanpa bekas hanyalah impian kini semudah menjentikkan jari karena teknologi laser canggih mengabulkannya.

Prof dr Pieter Levinus Suling MSc SpKK menjelaskan mekanisme alat tersebut. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi ini sekaligus konsultan kesehatan kulit ini amat fasih menjelaskan soal teknologi canggih penghapus tato.

Saat ditemui Tribun Manado, Kamis (23/6), Pieter mengaku pengetahuannya belum seberapa dibandingkan dengan para ahli yang nantinya akan presentasi saat simposium.

Menurutnya pada Sabtu (25/6) sekitar pukul 08.00 Wita di Hotel Novotel giliran mengupas teknologi canggih penghapus tato mengisi acara Kongres Nasional XIII Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Konas XIII Perdoski).

Pieter meyakini, tato sudah dikenal sejak zaman dulu. Sejak ditemukan pertama kalinya pada mumi di Mesir, konon mulai dari Mesir kemudian menyebar ke suku-suku di dunia, termasuk Suku Indian di Amerika Serikat dan Polinesia di Asia, lalu berkembang ke seluruh suku-suku dunia bahkan satu di antaranya Suku Dayak di Kalimantan.

"Suku-suku tertentu dulu memiliki kebiasaan tato, sekarang jadi tren. Banyak olahragawan, pemain sepak bola atau artis membuat tato," katanya.

Selain itu menurut Pieter, tren tato bertujuan untuk menghias diri. Ia mencontohkan, wanita bila awalnya alis hanya digaris, sekarang gunakan tato.

"Bibir dulu menggunakan pemerah bibir berkali-kali, sekarang permanen dengan tato," katanya.

Simposium nanti, menurutnya akan membahas tato dan teknologi terakhir terutama menghapus tato.

Menurut Pieter, menghapus tato tergantung siapa yang membuat. Ibarat pandai besi yang bisa membuat senjata tak ternilai, ahli tato, menurut pria berkacamata ini akan membuat tato dengan cermat, rapi, bagus dan rata.

"Biasanya ahli tato akan menggunakan tinta khusus dan terjamin kebersihannya, agar tak terjadi infeksi," kata Pieter.

Ia menyarankan sesaat sebelum membuat tato, sebaiknya bertanya pada pembuat tato, tinta apa yang digunakan.

Menurutnya ketika diketahui tinta apa yang digunakan, akan diketahui pula berapa kedalamannya.

Melalui simposium akan dibicarakan laser mana yang baik, merek apa, buatan mana, apa spesifikasinya, bagaimana pengerjaannya hingga perawatan tepat pasca penggunaan laser.

Bila dibandingkan dengan zaman dulu, meski pembuatan tato tidak menggunakan alat secanggih saat ini, menurut Pieter orang zaman dulu saat mentato, memiliki sistem tersendiri agar higienis. Selain itu udara yang bersih serta bebas debu, potensi terjadi infeksi akan kecil.

"Dulu tak pernah terpikir ketakutan terkena HIV/ Aids karena zaman dulu belum ada, sekarang sudah berpikir sampai situ," katanya.

Laser menurut koordinator stand pameran produk kesehatan Konas XIII Perdoski ini mampu menghilangkan tato tanpa bekas.

Sistem kerjanya, laser membuat perlukaan pada kulit, lalu kulit akan terangkat tapi tidak menghilangkan bekas.

Soal harga menurutnya sangat mahal, tergantung alatnya. Bahkan membersihkan tato bisa dengan hitungan tiap centimeter. Kenapa mahal karena alat yang digunakan memiliki kisaran harga dari ratusan juta hingga angka miliar.

Pieter memandang di Manado memiliki peluang besar, namun hingga saat ini belum ada rumah sakit yang memiliki klinik hapus tato.

"Soalnya harga alatnya mahal, kalau di Sulawesi hanya ada di Makassar, di luar pulau bisa ke Surabaya atau Jakarta," kata Pieter. Meski laser canggih penghapus tato belum ada di Manado namun melalui pameran alay tersebut mampir.

PT Radian Elok Distriversa sebagai distributor resmi sebuah alat laser canggih berbanderol harga 36.800 US dolar ini, melalui staf ahlinya, dr Silvia Wibisono menjelaskan alat tersebut.

"Ini namanya Trimatrixx buatan Sybaritic sebuah perusahaan di Amerika," katanya. Teknologi laser menurutnya ada dua laser resurfaciny yaitu mengangkat permukaan kulit langsung semua efeknya cepat selesai namun tingkat kesembuhan cukup lama.

Lalu ada laser fractional atau penyinaran laser pada kulit dengan wilayah kecil step by step. "Efek samping kecil, cuma melukai bagian kecil terutama warna tato," jelasnya. Soal penyembuhan menurut Silvia tergantung tatonya.

Berbeda dengan Pieter menurutnya tato buatan sendiri atau tidak profesional justru cepat selesai proses penghilangan tatonya, sementara untuk tatao oleh pentato profesional lebih lama. Menurutnya tato oleh profesional lebih rata dan cermat pewarnaannya sehingga penyinaran laser juga membutuhkan waktu.
Jeni Iswoyo manajer divisi innosearch PT Radian Elok Distriversa menambahkan, laser jenis ini sudah level tinggi.

"Harga kelas Eropa dengan Asia berbedam. Bila dibandingkan Kalau ini sekali cukup, mungkin kelas di bawahnya butuh berkali-kali tato baru hilang," ujarnya. Alat ini menurutnya hanya butuh air khusus untuk pendingin dan keawetan alat karena daya listrik yang stabil.

"Bila listrik turun naik, alat cepat rusak, maka butuh stabiliser tegangan," ujarnya. Meski perusahaannya hanya distributor alat namun menurut Iswoyo soal biaya penghapusan tato menurutny ada di kisaran harga antara Rp 1,5 -2,5 juta sekali treatment.

Alat yang ia jual menurut Iswoyo memiliki batas satu juta shoot, setelah itu harus ganti lampu lasernya.

Ia menambahkan laser ini merangsnag pertumbuhan kulit baru serta sudah stabdar Food and Drugs Administration (FDA). "Silakan kemari alat ini bergaransi loh," pungkasnya. (robertus rimawan)
Penulis: Robertus_Rimawan
Editor: Anthonius_Iwan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
10599 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas