• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Manado

Gadis ABG Manado Dijual Rp 750 ribu

Sabtu, 18 Juni 2011 17:27 WITA
Gadis ABG Manado Dijual Rp 750 ribu
TRIBUNMANADO\ RYO NOOR
Korban saat digrebek di sebuah hotel yang ada di Jalan H Cokroaminoto Manado
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Penjualan gadis ABG Manado terbongkar. Sebut saja Melati (13) Siswi SMP harus merelakan kegadisannya karena dijual ke pria hidung belang. Terbongkarnya kasus ini, atas laporan ibu dari Melati, yang keberatan anaknya diduga dilarikan oleh wanita berinisial B (17), sejak Selasa lalu.

Mendapat laporan unit 1 Sentra Pelayanan Masyarakat dibawah pimpinan Aiptu Jusuf Pangumpia mengrebek Hotel Emerald, Sabtu (18/6/2011) sore.  Saat digrebek di kamar 223, Polisi menemukan, Melati dan B berada dalam kamar. Keduanya pun digelandang.

Korban meronta saat di turunkan dari mobil SPKT.  Polisi harus bersusah payah membawa korban. Ketika diambil keterangan korban menolak berbicara, ia hanya duduk diam sambil menangis.

Tribun Manado sempat mewawancarai, BW alias B (17). Ia mebantah tegas telah menjual Melati, BW  mengaku bahwa korban sempat bertransaksi dengan seorang pelanggan, namun  tanpa sepengetahuannya. "Saya datang ke hotel dia sudah punya uang 750 ribu, katanya dapat dari orang Makassar," ujarnya.

Kata B, sebelumnya korban pernah dijual wanita berinisial A. "Dia (korban) mengaku ke saya pernah di jual oleh A, uangnya ngak dikasih ke dia, tapi digunakan mabuk-mabuk oleh si A," ujar B

Menurut gadis asal Tombatu ini, Ia bersama-sama dengan korban sejak Rabu (15/6/2011) malam. B menuturkan, menemukan korban di depan Cafe yang berada di seputaran jalan Balai Kota Manado karena iba, ia tak tega membiarkan, dari situlah perjalanan empat hari, hingga terjadi transaksi di sebuah hotel di kawasan jalan Cokroaminoto Manado.

Ibu korban nampak geram, ketika melapor, sang Ibu mengatakan, anaknya lari sejak Selasa (14/6/2011) malam. "Dia (korban) lompat pagar, ya karena teman-temannya yang telepon," tutur dia.  Ibu itu mengungkapkan, sudah pontang panting mencari, akhirnya memilih melapor ke SPKT Polresta. (ryo)
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
10027 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas