Selasa, 28 April 2015

Sarundajang Terharu Bergelar Kanjeng Pangeran Haryo

Kamis, 16 Juni 2011 16:46

Sarundajang Terharu Bergelar Kanjeng Pangeran Haryo - sarundajang_bergelar_kanjeng_pangeran_haryo2.jpg
ist
Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang mengaku terharu setelah mendapatkan penghargaan tertinggi dari Istana Kraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/6/2011).
Sarundajang Terharu Bergelar Kanjeng Pangeran Haryo - sarundajang_bergelar_kanjeng_pangeran_haryo3.jpg

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang mengaku terharu setelah mendapatkan penghargaan tertinggi dari Istana Kraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/6/2011).

Peraih penghargaan penyelenggara pemerintahan daerah terbaik ini, kini bergelar Kanjeng Pangeran Haryo.

Michael Umbas, Staf Khusus Gubernur Sulut mengatakan, penghargaan penghargaan monumental tersebut merupakan anugerah kultural kebangsawanan. Putra Kawangkoan, Minahasa Sarundajang merupakan satu-satunya putra Sulawesi Utara yang mendapat kehormatan gelar adat Jawa tersebut.

" Proses wisuda atau pemberian gelar Kanjeng Pangeran Haryo kepada pak gubernur berlangsung di Istana Keraton Surakarta di Solo," ujarnya.

Penyematan penghargaan dipimpin oleh Raja Kraton Surakarta, Sinuwun Tejo Wulan Pakoe Boewono XIII. Momen penghargaan berkenaan dengan acara peringatan naik tahta ke -7 Sinuwun Tejo Wulan Pakoe Boewono XIII di Sasana Badran, Solo.

Menurut Umbas, Sarundajang tampak gagah mengenakan pakaian adat Jawa dan disambut hangat petinggi maupun abdi dalem kraton. "Proses wisuda berlangsung khidmat dan agung," jelasnya.

Sarundajang usai acara menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi, karena mendapat kepercayaan dan kehormatan dari bangsawan tertinggi Istana Kraton Solo yang juga bagian dari keluarga almarhumah Tien Soeharto itu. “Pak gubernur mempersembahkan penghormatan ini bagi rakyat Sulawesi Utara tercinta. Sebuah kepercayaan yang sungguh membanggakan," kata Umbas menirukan pernyataan Gubernur Sulut.

Halaman12
Penulis: Robertus_Rimawan
Editor: Rine_Araro
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas