Marlina Moha : Saya Akan Fokus Mengatur Keluarga

Marlina Moha : Saya Akan Fokus Mengatur Keluarga

Di tangan Marlina Moha Siahaan (MMS), telah lahir 4 wilayah pemekaran yakni Kotamobagu, Boltim, Bolsel, Bolmut. Dirinya yang saat itu menjabat sebagai Bupati Bolmong dengan mempunyai wilayah pemerintahan yang cukup luas, merelakan dimekarkannya 4 wilayah tersebut. Kini, wanita yang disapa dengan Bunda itu, sudah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Bolmong.

Setelah diantar dengan pelepasan secara adat dari rumah dinas Bupati Bolmong yang terletak di bukit Ilongkow, menuju rumah pribadinya di jalan Siliwangi, Kotamobagu, mulai melakukan mengurus rumah pribadinya.

Dirinya yang dibantu dengan pegawainya mengangkat barang-barang pribadi dari kediaman rumah dinas menuju rumah pribadinya tersebut. Wanita yang biasa disapa dengan Bunda tersebut, di rumah pribadinya itu, terlihat sibuk mengatur perabotan di rumahnya itu.

MMS saat diwawancarai mengatakan, setelah masa tugasnya sebagai Bupati Bolmong berakhir, ia akan lebih konsen akan mengatur keluarga. “Kemarin setelah diantar dengan adat saya akan berbenah rumah dulu.  Setelah ini saya kan konsen bersama keluarga dan mengurus cucu saya yang bernama Quinara,” katanya dengan senyumannya yang khas.

Akan tetapi walaupun lebih konsen mengurus keluarga, kepeduliannya terhadap tanah Totabuan tetap akan ditunjukkannya. Dirinya tetap akan mengabdikan dirinya juga kepada masyarakat dan menjadi penasehat bagi masyarakat Bolmong dan 4 wilayah pemekaran lainnya.  

“Tentu saja saya tidak akan meningglkan masyarakat. Saya siap menjadi penasehat bagi masyarakat Totabuan. Pintu rumah saya terbuka lebar menerima untuk memberikan saran dan masukkan kepada masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, ia yang saat ini masih menjabat ketua DPD Partai Golkar Bolmong akan rutin mengadakan kegiatan sosial kemasyakatan dan berusaha tetap akan ada ditengah-tengah masyarakat.  “Saya akan menjadi orang tua bagi masyarakat Bolmong Bersatu terlebih khusus masyarakat Bolmong,” ucapnya.
Selama 10 tahun menjabat sebagai Bupati Bolmong, ia menyadari bahwa kedudukannya tersebut cukup memeras energy. Bahkan MMS mengaku rela menomor duakan keluarganya untuk kepentingan masyarakat Bolmong. Waktu luangnya sebagai ibu rumah tangga, diabaikan untuk kepentingan Bolmong Bersatu. “Tapi puji Tuhan, saya mampu menjalankan tugas dengan baik dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat Bolmong,” ujarnya.  

Kali ini, setelah sudah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Bolmong, ia mengaku tugas yang diembannya terasa ringan  Dituturkannya, dengan berakhirnya masa jabatannya sebagai Bupati Bolmong, ia mengharapkan kepada Bupati Bolmong terpilih, Salihi Mokodongan, akan bekerja dengan baik untuk membangun kepentingan masyarakat Bolmong.

“Mudah-mudahan pengganti saya akan bersikap baik kepada masyarakat dan bekerja dengan bersinergi dengan aturan. Saya yakin, pengganti saya mempynyai sifat yang baik. Namnya pemimpin, tentu harus mempunyai sifat yang baik. Yang penting ada keinginan yang baik pastinya Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik.,” tuturnya.

Bagaimana dengan cita-cita untuk menjadikan propinsi Bolmong Raya ? MMS mengatakan, perjuangan itu akan terus dilakukannya. “Tapi itu juga harus dibantu dengan Bupati Bolmong yang terpilih. Saya yakin pak Salihi dan kepala daerah lainnya yang ada di wilayah Bolmong bersatu, akan bergandengan tangan berjuang untuk menjadikan Totabuan menjadi Provinsi Bolmong Raya,” katanya.

Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved