Rabu, 26 November 2014
Tribun Manado

Siswi SMA Pineleng Dikabarkan Diculik Tiga Pria

Selasa, 3 Mei 2011 20:53 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO
- Wajah Rensi Kawausan warga Pineleng dua jaga 6, nampak galau kala melapor ke Polresta Manado, Selasa (3/5) siang. Wajahnya cemberut, hatinya tak tenang manakala menceritakan eristiwa dugaan penculian putrinya bernama Cyntia Tambengi (16).

Cyntia yang berstatus sebagai siswi SMA di Pineleng ini, dikabarkan diculik tiga oknum tak dikenal, Senin (2/5) malam. Rensi terlihat membawa dua lembar kertas bergambar wajah putrinya. Digambar itu ditunjukan kepada seorang personel SPK Polresta. Di kertas itu terlihat jelas paras cantik Cyntia disertai senyum manis mengenakan pakaian SMA.

Menurut Rensi, anak gadisnya keluar dari rumah untuk menghadiri kegiatan Katekisasi di gereja dekat rumah Senin (2/5) sekitar pukul 19.00 WITA. "Senin malam, dia ada kegiatan Katekisasi, saya tunggu- tunggu sampai jam 10 (23.00) belum pulang, saya tak tidur hingga jam 4 (dini hari)," ujarnya kepada Tribun Manado. Galau hati Rensi sempat hilang sejenak, manakala, ia mendapat telepon dari putrinya, saat berbicang di ponsel, kata Rensi, putrinya nampak terburu-buru dan tertekan.

Gadis berambut panjang itu, tak tahu berada dimana "Kata anak saya, ada di jalan panjang di tepi pantai. Dia bersama tiga lelaki tidak dikenalnya, dua pemuda, satunya lagi sudah om..om (pria paruh baya). Mereka naik mobil Avanza hitam," ujar dia. Katanya lagi, putrinya dipaksa masuk ke mobil. Pengakuannya lagi lebih mengejutkan, ternyata Cyntia dalam keadaan setengah sadar "Katanya (Cyintia) tau-tau sudah ada di mobil," ucap Rensi.

Dini hari kemarin, Rensi pun melapor ke Polsek Pineleng. Namun nampaknya hal itu tak menjadi solusi menghilangkan kegusaran di hatinya. Tanpa bantuan polisi, Rensi pontang - panting mencari putrinya. Mendapat kabar, anaknya terakhir bersama seorang teman bernama Jacklin, Rensi bersama seorang kerabat kemudian menyambangi rumah teman Cyntia di Teling Atas.

Kendati berharap banyak, ada informasi, Rensi kembali harus kecewa, orang yang ia cari tak ada di rumah. Kabar lanjutannya, Cyntia akan berangkat menuju luar daerah dengan penerbangan pesawat. Bergegas, Rensi menuju Bandara Sam Ratulangi. Rensi mengaku sempat, mendatangi Polsek Bandara, namun lagi-lagi tak ada solusi diberikan. Dengan putus asa, Rensi pun berlabuh di Markas Polresta Manado, hasilnya sama saja, sempat dimintai keterangan sejenak.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rine_Araro

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas