• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Manado

Harga Kopra Beranjak Naik

Selasa, 22 Maret 2011 16:49 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Reza Pahlevi

MANADO.TRIBUNNEWS.COM,BITUNG
– Harga kopra mulai beranjak naik setelah sebelumnya harga kopra berkisaran Rp 6000-7000 per kilogram. Pada hari ini harga beli kopra ditingkat pabrik kopra mencapai Rp 8300 per kg.

“Kalau sekarang boleh dibilang cukup stabil. Harga beli Rp 8300 per kg,” ujar Kepala Operasional PT Argo Makmur Raya (AMR)Kasiyanto didampingi oleh Humas PT AMR Agus Mana kepada Tribun Manado, Selasa (22/3/2011).

Kasiyanto mengatakan bahwa harga kopra yang turun naik bukan ditentukan oleh pabrik tetapi dipengaruhi oleh pasar minyak dunia. JIka harga minyak dunia naik maka harga kopra cenderung naik dan begitu pun sebaliknya.

Oleh karenanya dalam menentukan harga kopra perusahaan kopra tidak bisa mengintervensi atau menentukan harga kopra.

 â€œKita sebenarnya tergantung pasar itu sendiri. Kita tidak bisa menjaga pasar bergerak. Cuma semenjak AMR ada di Sulawesi harga itu cukup kompetitif dibanding tahun-tahun lalu, tahun ini cukup bagus ,” ujar Kasiyanto.  

Sementara untuk kurs dollar yang turun naik, Ia mengatakan, tidak terlalu berpengaruh terhadap harga kopra namun yang lebih berpengaruh adalah pasar minyak dunia. “Bukan ke kursnya sih,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa kopra yang ada lebih banyak di ekspor ke negara-negara di Eropa. Dengan adanya bencana alam di Jepang tidak terlalu mempengaruhi ekspor kopra. “Untuk pasar kopra itu sendiri untuk bencana di Jepang nggak terlalu berpengaruh sekali,” jelasnya.

Harga kopra yang sempat mencapai Rp 11 ribu hingga trurun naik berkisar Rp 6-7 ribu dan terakhir Rp 8300 per kg,  Kasiyanto mengakui cukup mengalami penurunan kopra yang masuk mencapai 10 persen.

“Sekitar 400 ton. Kapasitas produksi 600 ton kopra yang untuk diolah.” Terangnya.

Seperti diketahui PT AMR merupakan satu diantara perusahaan kopra terbesar di Sulut sehingga banyak petani dan pengumpul kopra menjual kopra ke perusahaan tersebut.  Kasiyanto mengakui memang banyak petani dan pengumpul kopra yang menjual kopranya ke AMR dikarenakan harga beli yang kompetitif.

“Memang. Karena tujuan kita ada disinikan selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga perusahaan dapat berbisnis,” ungkapnya
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas