A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dua Pulau di Sitaro yang Dilanda Banjir Terisolir - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Manado

Dua Pulau di Sitaro yang Dilanda Banjir Terisolir

Sabtu, 29 Januari 2011 21:27 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Robertus Rimawan P

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
– Banjir terjadi di dua pulau, Pulau Siau dan Tagulandang, di  wilayah kepulauan Sitaro (Siau Tagulandang Biaro), lokasi banjir bahkan terisolasi cuaca buruk, Sabtu (29/1/2011).

Korban tewas capai empat orang, dua orang merupakan korban tewas banjir di Kecamatan Tagulandang pada Rabu (26/1) lalu bernama Angel Tamaka (16) siswa SMK Tagulandang dan Jesica Kulas (9) murid kelas 3 SD di Desa Lumbo Kecamatan Tagulandang Utara, tewas terseret banjir bandang.

Sementara korban tewas berikutnya berdasar informasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut Hoyke Makarawung, banjir di Desa Kawahang Kecamatan Siau Barat Utara (Sibarut) pada Jumat (28/1) lalu Pukul 19.00 Wita. Korban tewas 2 orang 1 orang diketemukan dan 1 orang dalam pencarian, 2 rumah rusak total. Banjir yang memakan korban ini telah dikoordinasi untuk penanganan bencana. “Kami sudah terjunkan satu tim melalui pelayaran kapal cepat, usai mendapat informasi terjadi bencana, walaupun sempat terkendala dengan cuaca buruk, tim tersebut sudah tiba di lokasi,” ujar Makarawung.

Menurutnya bencana banjir di Sibarut masih bisa ditangani Pemerintah Kabupaten Sitaro dan BPBD Sulut hanya back up. Pada banjir kedua tim masih mengidentifikasi nama korban. Pada banjir sebelumnya di Pulau Tagulandang, hujan deras mulai menguyur sekitar pukul 21.00 hingga 04.00 Wita. Kedua korban yang tinggal serumah sesaat sebelum kejadian berada di depan rumah yang sudah digenangi air setinggi 1 meter.  Sekitar pukul 23.30 Wita korban yang sedang mengungsi ke lokasi aman terseret arus yang cukup deras. Kedua mayat korban ditemukan sekitar pukul 02.00 Wita dalam kondisi kaku. Banjir juga terjadi di Polsek tagulandang dengan ketinggia 60 sentimeter.

Pada saat yang hampir bersamaan di Pulau Siau,angin puting beliung menerjang hingga merusakrumah milik Keluarga Bawole Tatengkeng yang dihuni Keluarga Kasim Hajino dan Keluarga Eman Kasim, di Kelurahan Tarorade kompleks Malele. Bencana yang terjadiada Kamis (27/1) sekitar pukul 02.00 Wita tidak menimbulkan korban jiwa.
Penulis: Robertus_Rimawan
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
761 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas